Langsung ke konten utama

Timnas Indonesia U-23 Mengeluhkan Kondisi Lapangan, Hingga Panitia SEA Games 2021 Angkat Bicara

 

Timnas Indonesia U-23 Mengeluhkan Kondisi Lapangan, Hingga Panitia SEA Games 2021 Angkat Bicara

Kondisi lapangan yang buruk di Phu Tho, Vietnam, yaitu tempat Timnas U-23 Indonesia berlatih menjadi sorotan. Hal itu membuat panitia SEA Games 2021 akhirnya ikut angkat bicara mengenai fasilitas lapangan yang sudah disediakan.

 


Seperti yang sudah diketahui bahwa Tim Garuda Muda atau Timnas Indonesia U-23 sudah sampai di Vietnam pada tanggal 3 Mei 2022. Timnas U-23 juga sudah menjalani sesi latihan untuk melawan Vietnam, sang tuan rumah pada hari Jumat 6 Mei 2022.

Namun ternyata lapangan tempat Timnas U-23 berlatih yaitu di Stadion Bai Bang, Phu Tho kondisinya jauh dari standar yang seharusnya. Dikatakan bahwa lapangannya berpasir, banyak lubang dan ukurannya tidak memenuhi standar FIFA. Fasilitas yang tersedia juga bisa dibilang jauh dari memenuhi standar.

Pelatih timnas U-23 Shin Tae-Yong juga mengeluhkan hal tersebut. Pelatih asal Korea itu bahkan sempat mengunggah video yang memperlihatkan bagaimana buruknya kondisi lapangan untuk latihan. Ia bahkan heran mengapa di ajang besar seperti SEA Games bisa menggunakan lapangan yang jauh dari kata standar tersebut.

Setelah menerima beberapa kritikan mengenai kondisi lapangan yang buruk, Nguyen Dac Thuy yang merupakan Direktur Departemen, Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata daerah Phu Tho mengatakan akan segera bergerak untuk memperbaiki.

"Pejabat dari VFF telah datang ke Stadion Bai Bang untuk inspeksi dan evaluasi. Setelah menerima masukan dari Federasi, kami segera memperbaiki banyak barang. Seperti infrastruktur, ruang ganti dan toilet sudah diperbaiki dan memenuhi standar," kata Nguyen diambil dari TheThao247 pada Jumat 6 Mei 2022.

Nguyen Dac Thuy juga tahu bahwa Timnas U-23 Indonesia memiliki banyak keluhan dan Nguyen Dac Thuy mengatakan bahwa kondisi lapangan utama dan latihan sangat berbeda.

"Pertama, Stadion Bai Bang hanya tempat untuk latihan tentu kualitasnya tidak bisa dibandingkan dengan lapangan utama."

"Selanjutnya, lapangan Bai Bang juga menggunakan rumput alami sehingga tidak bisa menyamai kualitas rumput impor dari Amerika seperti Stadion Viet Tri."

Namun, ucapannya terakhir ia berjanji akan memperbaiki kekurangan tersebut agar tim yang akan bermain mendapat kenyamanan.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Struktur Materi Stand-Up Comedy dan Contoh Materinya

Stand-up comedy adalah seni berbicara di depan umum dengan tujuan menghibur audiens melalui lelucon. Di balik penampilan yang terlihat spontan dan mengalir, terdapat struktur materi kuat yang membantu seorang komika (pelaku stand-up comedy) dalam menyampaikan materi mereka secara efektif. Memahami struktur ini sangat penting bagi siapa saja yang ingin terjun ke dunia stand-up comedy atau sekadar ingin menghargai seni ini dengan lebih mendalam. Berikut adalah struktur materi stand up comedy beserta contohnya yang bisa membantumu membuat materi lucu.  1. Premis (Setup) Premis adalah fondasi dari setiap lelucon dalam stand-up comedy. Ini adalah bagian di mana komika memperkenalkan ide atau topik yang akan dibahas. Premis sering kali berupa observasi atau pandangan pribadi komika tentang suatu hal yang dianggap umum atau relatable oleh audiens.  Contoh Premis: "Jadi, belakangan ini saya merasa teknologi semakin canggih, tapi saya semakin bingung menggunakannya." Pada contoh di at...

Biografi dan Sikap Teladan W.S. Rendra

Biografi Penyair Indonesia W.S. Rendra  Willibrordus Surendra Broto Rendra atau yang lebih terkenal dengan sebutan W.S. Rendra (kabarnya setelah masuknya beliau menjadi muslim inisial W.S. berganti menjadi Wahyu Sulaiman) lahir di Solo, 7 November 1935. Beliau pernah bersekolah di Universitas Gajah Mada dan mendapatkan gelar Doktor Honoris Causa. W.S. Rendra merupakan salah satu sastrawan sohor di Indonesia. Banyak sekali karya-karyanya bertebaran di media massa bukan hanya puisi, beliau juga sering menulis skenario drama, lagu serta esai mengenai sastra. Karena kecintaannya terhadap sastra juga membuat beliau tertarik untuk mendirikan Bengkel Teater di Yogyakarta. Bengkel Teater yang didirikan pada tahun 1967 itu juga berhasil menciptakan seniman-seniman sohor lainnya. Seniman yang terlahir di sana antara lain Radhar Panca, Adi Kurdi, Sitok Srengenge dan masih banyak lagi. Namun pada bulan Oktober 1985 beliau memindahkan Bengkel Teater di Depok karena alasan tekanan poli...

Puluhan Puisi Keren Tema Embun

Semurni Embun sepanjang malam, menggesek-nggesek badan, geram gatal mengoyak bekas coblosan nyamuk, hingga membekas ruam semerah delima. Sepertiga malam, tak asing bagi mereka perindu Tuhan, ia bangun seperti alarm yang dinyalakan, seakan Tuhan telah mematok waktu baginya tuk bangun. Di luar lapang, murni baru tetesan embun, semurni hati kekasih, dambaan Tuhan maha kasih. Tunduknya rerumput itu bersama embun-embun suci, menggambarkan mereka yang tunduk pada ilahi, dengan hati yang baru saja ia cuci. - Badiyus ---o0o--- Sajak Senja adalah suatu komunitas literasi yang didirikan oleh  Khairul Fikri . Seiring waktu, Sajak Senja mulai besar. Hingga saat ini membernya telah mencapai lebih dari 300.000 orang. Berikut beberapa media sosial Sajak Senja: Klik tautan di bawah ini! Fanspage Sajak Senja Grup Facebook Grup WA Channel Youtube Silakan klik dan ikuti media sosial di atas, jangan lupa subscribe channelnya. Selanjutnya, kami suguhkan beberapa karya da...