Langsung ke konten utama

Postingan

Kumpulan Puisi Acep Zamzam Noor

LE NAUSEE Buat Wing Kardjo Jejak bulan telah hapus Bumi tinggal rawa peradaban Kata-kata menjadi belantara nilai Tak terbaca. Bencana demi bencana Bahkan pertikaian antar sesama Telah membunuh bahasa. Sungai-sungai Yang mengalirkan lumpur dan lahar Sumbernya berasal dari kemarahan Tahun-tahun lindap, abad-abad gelap Mengekalkan kesumat. Langit merendah Berkaca pada lembaran sejarah Yang penuh darah. Harimau dan ular Mengaum dan menjalar Tak tertahan. Naik-turun gunung Keluar-masuk hutan Merambah dunia tanpa peta 1983 ZIKIR Aku mengapung Ringan Meninggi padamu. Bagai kapas menari-nari Dalam angin Jumpalitan bagai ikan Bagai lidah api Bau busuk mulutku, Anne Seratus tahun memanggi-manggil Namamu Inilah zikirku: Lelehan aspal kealpaanku, cairan timah Kekeliruanku, gemuruh mesin keliaranku Tumpukan sampah keterpurukanku Selokan mampat kesia-siaanku Aku tak tidur padahal ngantuk, tak makan Padahal lapar, tak minum padahal haus Tak menangis padahal sedih, tak berobat Padahal luka, tak bunuh...

Profil dan Kumpulan Puisi Abdul Hadi W.M

Prof. Dr. Abdul Hadi Wiji Muthari atau dikenal dengan Prof. Dr. Abdul Hadi WM adalah salah satu sastrawan, budayawan dan ahli filsafat Indonesia. Ia dikenal melalui karya-karyanya yang bernafaskan sufistik, penelitian-penelitiannya dalam bidang kesusasteraan Melayu Nusantara dan pandangan-pandangannya tentang Islam dan pluralisme. Nama lengkap: Abdul Hadi Wiji Muthari Tanggal lahir: 24 Juni 1946 Tempat lahir: Sumenep, Madura, Jawa Timur Istri: Tedjawati (Atiek Koentjoro) Anak: Gayatri Wedotami, Dian Kuswandini, dan Ayusha Ayutthaya Ayah: K. Abu Muthar Ibu: RA Sumartiyah atau Martiyah Pendidikan  Abdul Hadi W.M SD, Pesongsongan (1958) SMP, Sumenep (1961) SMA, Surabaya (1964) Fakultas Sastra UGM, Yogyakarta (1964-1967) Fakultas Filsafat UGM (tingkat doktoral, 1971, tidak selesai) Jurusan Antropologi, Fakultas Sastra, Universitas Padjadjaran, Bandung International Writing Program, University of Iowa (1973-1974) Mendalami sastra dan filsafat di Hamburg, Jerman Mengambil gelar master ...

Tokoh Sastra Indonesia Kwee Tek Hoay Beserta Karyanya

Kwee Tek Hoay lahir di Bogor, 31 Juli 1886, meninggal 4 Juli 1952 di Cicurug, Bogor, Jawa Barat. Anak bungsu dari pasangan Kwee Tjdiam Hong dan Tan An Nio. Orang tuanya imigran dari desa Lam An, Provinsi Fujian, daratan Tiongkok, datang dan menetap di Bogor sebagai pedagang. Kwee Tek Hoay adalah sastrawan Indonesia keturunan Tionghoa, banyak menulis tentang kehidupan masyarakat Tionghoa di Indonesia. Novelnya yang terkenal adalah Boenga Roos dari Tjikembang.  (Sumber: ensiklopedia.kemdikbud.go.id) Di samping banyak mengungkapkan persoalan yang ada di lingkungan masyarakat keturunan Tionghoa, karya-karyanya juga menyentuh berbagai persoalan yang menyangkut masyarakat lain di luar kelompok Tionghoa, terutama masyarakat pribumi. Karya-karya Kwee Tek Hoay Yashuk Ochida atawa Pembalesannja Satoe Prampuan Japan (novel, 1905) Djadi Korbannja Perempoean (novel, 1924) Boenga Roos dari Tjikembang (novel, 1927) Drama dari Krakatau (novel, 1928) Drama dari Boven Digoel (novel, 1929 - 1932) Dr...

Contoh Materi Stand Up Comedy untuk Pemula Gaya Destrucion - Bang Oong

Materi Standup - Who Am I? Siapa Saya? (Gaya self desctruction, menyerang diri sendiri) === Kenalin nama gua Fani Fadilah. Ya, bener. Fani Fadilah. Kalian enggak salah denger, kok. Mungkin yang ada di benak kalian pas denger Fani Fadilah, orangnya itu cantik, montok, seksi, tinggi semampai, dan sebagainya. Tapi ternyata Fani Fadilah yang ini malah kayak kaleng susu Bear Brand. Gua juga sebenarnya ngerasa aneh dengan nama Fani Fadilah ini, sementara gua cowok. Gara-gara itu juga, gua nggak pede kalau kenalan sama cewek. Orang-orang tuh enak kalau kenalan, misalnya ... "Hai, kenalan, dong. Gua Dimas." "Oh iya, aku Tuti." Gitu doang, kelar. "Hai, boleh kenalan, nggak? Aku Syahid." "Iya boleh, aku Dewi." Udah, kelar. Giliran gua, enggak semudah itu .... "Hmmm, halo cewek, boleh kenalan?" "Iya boleh. Siapa namanya?" "Nama gua Fani Fadilah." "Eh, iya, Mbak. Transgender emang lagi trend, kok. Ehehe," ucapnya sambi...

12 Gambar Kata-Kata LDR Keren Tentang Jarak dan Rindu

Bagi kalian yang menjalani hubungan jarak jauh, sangat cocok untuk membaca quotes di bawah ini! Jika kalian mendengar kata LDR sudah pasti tidak bisa dipisahkan dengan jarak dan rindu. Tepatnya jika ada jarak pasti ada rindu, begitu bukan?

Gambar lucu Sunda 2020 Karya Irfan Ruswandi

Yuk, baca artikel ini siapa tahu bisa membuat harimu bahagia! berisi kumpulan gambar lucu Sunda gokil  karya Irfan Ruswandi. Bagi yang mencari meme lucu Sunda  untuk dijadikan stiker lucu  boleh lihat kumpulan karya di bawah. Orang juga sering mencari hal serupa untuk gambar lucu sunda komen FB , perang gambar Sunda lucu terbaru , gambar lucu wa . Gambar Lucu Sunda Gokil Terbaru 2020 Karya Irfan Ruswandi Di bawah ini kumpulan gambar lucu Sunda 2020 karya Irfan Ruswandi salah satu anggota sajak senja Tasikmalaya: Sekian gambar lucu gokil terbaru  karya Irfan Ruswandi. I kuti kami juga untuk melihat gambar lucu lainnya seperti meme Sunda bijak , meme Sunda terbaru , meme bahasa Sunda nyindir  dan meme Sunda kasar . Lihat juga artikel seru lainnya :  Materi Stand Up Comedy Seru'Cewek Selalu Beruntung' Bang Oong Luka di dalam Luka Cerita Sedih Sahabat dan Poligami Dijamin Baper! Chat PDKT Nyesek Berakhir Bahagia Pengertian Puisi Eros dan Contohnya  

9 Kumpulan Kata-Kata Bijak dan Puisi Perjuangan Basa Sunda

Cari puisi dan quotes Sunda tema perjuangan? Yuk, baca di sini quotes dan puisi basa Sunda tema perjuangan! Kumpulan puisi perjuangan menggunakan bahasa Indonesia sudah sangat mudah dicari. Kali ini kami menyajikan yang berbeda yaitu quotes dan sajak perjuangan dalam basa Sunda. Kumpulan puisi dan kata-kata bijak basa Sunda di bawah ini merupakan hasil karya anak-anak Sajak Senja Tasikmalaya. Supaya tidak bertele-tele langsung saja baca kumpulan puisi perjuangan bahasa Sunda berikut ini.  Kumpulan Kata-Kata Keren dan Puisi Basa Sunda Tema Perjuangan Daripada depresi ngahijikeun dua hate, mending berjuang sangkan leuwih deukeut ka Gusti. Tibatan merjuangkeun jalmi nu teu tau diri. Urang nu berjuang, urang nu dibuang. -IM -Awipari _____ Cunduk waktu ninggang mangsa,ieu diri lamokot ku dosa, mung allah pangeran abdi , gusti tempat abdi nyuhunkeun pituduh, nalika lengkah ninggang salah, mangsa hate tagiwur dirungrum gandrung. Iimn Sukahening ____...